Tisa Tour

Menampilkan 1 - 10  dari 870 buku

Assalamualaikum, Beijing! | RBI

Assalamualaikum, Beijing!

oleh Asma Nadia

Ajarkan aku mantra pemikat cinta Ahei dan Ashima, maka akan kutaklukkan penghalang segala rupa agar sampai cintaku padanya.  Dewa dan Ra adalah busur dan anak panah. Keduanya memiliki bidikan yang sama, sebuah titik bernama istana cinta. Tapi arah angin mengubah Dewa. Sebagai busur, dia memilih sasarannya sendiri dan Selengkapnya


5 Bintang | RBI

5 Bintang

oleh Maizul

“Sebuah karya sastra, baik itu berupa novel selalu berangkat dari sebuah realita sosial. Dan karya ini adalah bentuk dari realita yang masuk akal.” (Sulaiman Juned, SSn., MSn. Sastrawan, Dosen Jurusan Seni Teater dan Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISSI) Padang Panjang).   Joel, Jamaris, Kenedy, Selengkapnya


Kalau Bisa Mudah Mengapa Dibuat Susah | RBI

Kalau Bisa Mudah Mengapa Dibuat Susah

oleh Alwi Alatas

Seandainya manusia dihadapkan pada dua pilihan: kesusahan dan kemudahan, tentu mereka akan memilih kemudahan. Karena pada dasarnya, manusia lebih menyukai kemudahan daripada kesusahan. Masalahnya, kehidupan ini tidak melulu berisi kemudahan. Ya, ada banyak hal yang menyusahkan di dalamnya. Suka atau tidak, kita pasti akan Selengkapnya


Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim | RBI

Saksikan Bahwa Aku Seorang Muslim

oleh Salim A. Fillah

Menjadi muslim adalah menjadi kain putih. Lalu Allah mencelupnya menjadi warna ketegasan, kesejukan, keceriaan, dan cinta; rahmat bagi semesta alam. Aku jadi rindu pada pelangi itu, pelangi yang memancarkan celupan warna Ilahi. Telah tiba saatnya, derai berkilau Islam tak lagi terpisahkan dari pendar menawan seorang muslim. Dan Selengkapnya


Saatnya untuk Menikah | RBI

Saatnya untuk Menikah

oleh Mohammad Fauzil Adhim

Kalau canda seorang teman sudah tak lagi dapat menenteramkan jiwa, kalau mata sudah tidak lagi dapat ditundukkan pandangannya dengan sempurna, kalau hati sudah senantiasa merasa gelisahÖ barangkali inilah saatnya untuk menikah bagi Anda. Kalau tekad yang kuat sudah melekat dalam dada, kalau hasrat yang bersemangat sudah Selengkapnya


Agar Nikah Lebih Barokah | RBI

Agar Nikah Lebih Barokah

oleh Syaikh Muhammad Nashiruddin al-Albani

Menikahlah dengan niat ikhlas dan tekad kuat. Permudah syarat, tekuni tuntunan syariat. Insya Allah, kunci nikah barokah akan kau genggam erat. Menikahlah, karena engkau termasuk pengikut sunnah Nabi. Menikahlah engkau, dengan niat menggapai ridha Ilahi. Menikahlah dengan harap Allah membarokahimu. Janganlah ragu engkau Selengkapnya


Dan Bidadari pun Mencintaimu | RBI

Dan Bidadari pun Mencintaimu

oleh Ali Imron El Shirazy

Ghozali; lelaki saleh, alim lagi bijak dan tampan. Disukai banyak perempuan, di dalam juga di luar kampusnya. Tapi, tak satu pun tawaran cinta dari perempuan-perempuan itu ia te­rima. Sampai akhirnya ia tak bisa lagi menepis pesona Pelangi, se­­orang nyai di tempatnya mengajar bahasa Inggris. Dan cinta tak bertepuk Selengkapnya


Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan | RBI

Nikmatnya Pacaran Setelah Pernikahan

oleh Salim A. Fillah

Alangkah seringnya Mentergesai kenikmatan tanpa ikatan Membuat detik-detik di depan terasa hambar Belajar dari ahli puasa Ada dua kebahagiaan baginya Saat berbuka Dan saat Allah menyapa lembut memberikan pahala Inilah puasa panjang syahwatku Kekuatan ada pada menahan Dan rasa nikmat itu terasa, di waktu buka yang penuh Selengkapnya


Di Atas Sajadah Cinta | RBI

Di Atas Sajadah Cinta

oleh Habiburrahman El Shirazy

"pada minggu-minggu pertama tinggal di Belanda saya mengalami kehilangan yang sangat di tengah-tengah budaya masyarakat yang begitu duniawi. Bahkan azan pun yang sering terlupakan selama di lndonesia baru terasa sebagai sesuatu yang sangat berharga. Di saat-saat seperti ini tausyiah-tausyiah terasa urgen untuk menjaga spirit Selengkapnya


Dalam Mihrab Cinta | RBI

Dalam Mihrab Cinta

oleh Habiburrahman El Shirazy

Siang itu, Pesantren Al Furqon yang terletak di daerah Pagu, Kediri, Jawa Timur geger. Pengurus Bagian Keamanan menyeret seorang santri yang diyakini mencuri. Beberapa orang santri terus menghajar santri berambut gondrong itu. Santri itu mengaduh dan minta ampun. "Ampun, tolong jangan pukul saya. Saya tidak mencuri!" Santri Selengkapnya


Buku Favorit